Penerimaan Penghargaan MURI Tahun 2024
Bupati Grobogan menerima Piagam Penghargaan Dari MURI atas Rekor Penyelenggara Panen Padi oleh Pemetik Terbanyak Menggunakan Ani-ani. Penyerahan berlangsung di Saung Tani Dinas Pertanian Grobogan dalam acara Grobogan Agro Expo (GAE) ke VII Tahun 2024
Penerimaan Penghargaan Radar Kudus Award 2024
Selamat Hari Bela Negara
Kobarkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju

LIPUTAN KHUSUS

AGENDA PIMPINAN

October 2026
M T W T F S S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

BUPATI KUNJUNGI POSKO PPKM MIKRO

WhatsApp Image 2021 02 22 at 09.31.09Godong - Bupati Grobogan, Sri Sumarni, meninjau Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Godong, Kecamatan Godong dan Desa Milir, Kecamatan Gubug pada Kamis lalu (18/2/2021). Kegiatan peninjauan tersebut didampingi oleh Kapolres Kabupaten Grobogan, AKBP. Jury Leonard Siahaan dan Dandim 0717 Purwodadi, Letkol Inf. Asman Mokoginta.

Kegiatan peninjauan ini dilakukan untuk mengawasi kecamatan-kecamatan di Kabupaten Grobogan yang masih memiliki kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Posko PPKM Mikro menjadi pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian dan evaluasi penanganan Covid-19 yang ada di Kabupaten Grobogan.

Sri Sumarni mengatakan bahwa Posko PPKM Mikro ini miliki empat aspek penting, yaitu Pencegahan, Penanganan, Pembinaan, dan Pendukung. Sri Sumarni menambahkan bahwa pelaksanaan posko ini dilakukan secara komprehensif dan berbasis masyarakat. “Posko PPKM Mikro ini dilaksanakan dengan pendekatan, kesepakatan, komunitas gotong royong, kompak dan adaptif,” tambahnya.

Peninjauan kali ini dilakukan untuk mengecek kelengkapan fasilitas posko, mengecek buku mutasi, buku kunjungan, buku rekapitulasi hasil giat dan memastikan segala fasilitas lain dan kegiatan di posko berjalan dengan lancar dan maksimal.

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menerapkan perilaku 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. “Jika memang tidak ada keperluan mendesak, sebisa mungkin jangan keluar. Kalaupun terpaksa harus keluar rumah, tetap harus pakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” imbuhnya.

Selain dua desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan masih memiliki 278 posko PPKM lainnya yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan. Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pendamping tenaga kesehatan, PKK, penyuluh, relawan dan juga Karang Taruna.
(Kontributor-Ltf/An)

Temukan Kami Disini

Pengunjung

Hari Ini 98

Kemarin 560

Minggu Ini 3269

Bulan Ini 10505

Seluruh 1479504

Currently are 5 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Layanan Evakuasi dan Restorasi Arsip Akibat Bencana (LARI KESANA)

WBS Grobogan